
Perahu karet merupakan investasi penting bagi mereka yang gemar beraktivitas di air, baik untuk wisata, olahraga, maupun keperluan profesional. Agar perahu karet tetap awet dan tahan lama, perawatan rutin sangatlah diperlukan. Tanpa perawatan yang tepat, usia pakai perahu bisa jauh lebih singkat dari yang seharusnya.
Langkah pertama dalam perawatan adalah membersihkan perahu setelah digunakan. Air sungai, laut, atau danau sering mengandung kotoran, garam, maupun bahan kimia yang dapat merusak material perahu. Bilas perahu dengan air bersih setelah digunakan, lalu keringkan dengan kain lembut agar tidak menimbulkan jamur atau noda.
Langkah kedua adalah menyimpan perahu dengan benar. Hindari menaruh perahu karet di tempat yang terkena sinar matahari langsung dalam jangka waktu lama karena dapat merusak lapisan permukaan, terutama pada perahu berbahan PVC. Simpan perahu di ruangan kering, teduh, dan memiliki sirkulasi udara baik. Jika perahu dilipat, pastikan benar-benar kering agar tidak menimbulkan lembab.
Langkah ketiga adalah memeriksa tekanan udara. Jangan mengisi angin terlalu penuh karena dapat menyebabkan sambungan melemah. Sebaliknya, jangan membiarkan perahu terlalu kempis ketika digunakan di air deras. Tekanan udara yang ideal membuat perahu lebih seimbang dan aman digunakan.
Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin pada sambungan dan katup udara. Jika ditemukan kebocoran kecil, segera tambal dengan lem khusus perahu karet. Perbaikan cepat akan mencegah kerusakan bertambah besar.
Untuk perahu karet Hypalon maupun PVC, gunakan pembersih khusus agar material tetap elastis dan tidak cepat retak. Hindari penggunaan bahan kimia keras yang bisa mengikis lapisan pelindung.
Dengan melakukan perawatan sederhana namun konsisten, perahu karet dapat digunakan bertahun-tahun tanpa kehilangan kualitasnya. Hal ini tidak hanya menghemat biaya perbaikan atau pembelian baru, tetapi juga menjamin keamanan dan kenyamanan saat digunakan di perairan.
